WhatsApp Image 2017-11-28 at 6.44.03 AM

Masyarakat Ekonomi ASEAN telah diberlakukan sejak akhir tahun 2015 dimana Indonesia menjadi salah satu negara yang berpartisipasi di dalamnya. Setiap negara ASEAN membuka keran perekonomiannya terhadap lima aliran bebas (free flow) yang terdiri dari free flow of goods, free flow of investment in service, free mobility of skilled labor, free flow of investment, free flow of capital. Hal ini menyebabkan semakin terbukanya pasar tenaga kerja ahli di antara sesama negara ASEAN dimana semakin meningkatnya permintaan akan sumber daya manusia ahli berkualitas dan profesional.

WhatsApp Image 2017-11-24 at 3.56.36 PM

Di Indonesia, salah satu bentuk institusi pendidikan formal yang mampu menghasilkan tenaga kerja trampil dan profesional siap kerja adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). SMK Plus Pelita Nusantara Bogor hadir untuk menghasilkan tenaga kerja yang secara spesifik menguasai sebuah kemampuan dan keterampilan pada bidang tertentu sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, tanpa harus melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi terlebih dahulu. Bukan hanya sebagai tenaga kerja ahli profesional, SMK Plus Pelita Nusantara juga mempersiapkan para lulusannya nanti untuk siap berkompetisi dengan para profesional muda di tingkat ASEAN dalam menghadapi tantangan dan menjadikannya peluang untuk berinovasi dalam berwirausaha.

WhatsApp Image 2017-11-24 at 2.37.24 PMSiswa-siswi SMK Pelita Nusantara kelas X semester pertama telah dilatih untuk memiliki kemampuan dan kesiapan mental untuk dapat berwirausaha. Mereka telah mampu untuk menghasilkan produk makanan siap konsumsi dengan  yang mereka buat secara berkelompok. Produk makanan yang memiliki nilai tambah, yang berbeda dengan produk-produk yang sudah ada di pasaran.

WhatsApp Image 2017-11-24 at 3.11.51 PMBukan hanya membuat produk, siswa-siswi SMK Pelita Nusantara telah mampu untuk menawarkan dan memaparkan produk mereka tersebut. Meminta umpan balik dari apa yang dirasakan oleh konsumen dari produk mereka tersebut, sebagai bahan evaluasi mereka kedepannya. Mereka memahami bahwa keberhasilan tidak-lah bisa diperoleh hanya dalam semalam, tetapi harus melalui proses panjang yang menempa mental dan kemampuan mereka.